Amarah Gunung Agung
![]() |
| (sumber foto: Bali post) |
Saat ini aktivitas
Gunung Agung dikabupaten Karangasem, Bali menjadi pusat perhatian bagi
masyarakat Indonesia. Hingga kini status Gunung api itu naik ke level siaga
hingga awas. Menurut pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyebutkan
bahwa Gunung Agung sebagai Gunung Api paling Ekplosif di Indonesia.
Gunung raksasa ini telah
diam selama 5 dekade , namun minggu lalu tercatat 700 getaran
terdeteksi dalam 1 hari.
Pakar dan pemerintah percaya , ini adalah pertanda bahwa Gunung Agung akan
meletus. Gunung Agung adalah gunung tertinggi di Pulau Bali dengan
ketinggian sekitar 3.031 mdpl.
Adapun Pos Pengamatan
Gunung Agung yang merekam tujuh kali gempa Vulkanik Dalam (VA) dengan amplitudo
2-6 mm, lama gempa 12-23 detik. Selain itu, tercatat empat kali gempa Vulkanik
Dangkal (VB) dengan amplitudo 3-6 mm dan lama gempa 7-13 detik.
Terakhir kali Gunung
Agung Meletus pada tahun 1963 setelah tak menunjukkan lagi aktivitasnya selama
beberapa dekade. Sesuatu yang sangat menarik akan terjadi saat Gunung
Agung di Bali meletus , seperti yang penulis baca di http://www.tribunnews.com/internasional/2017/09/28/jika-gunung-agung-meletus-ini-yang-akan-terjadi-dengan-suhu-bumi , Saat meletus, para ahli mengatakan,
suhu atmosfir global turun 0,1-0,4 derajat Celsius. Hal itu mungkin tak
terdengar banyak, tapi itu cukup signifikan jika mempertimbangkan
zaman es terakhir yang terjadi ketika suhu global hanya 5 C lebih dingin dari
sekarang.
Sudah satu bulan
anak-anak pengungsian Gunung Agung diliburkan dan menimbulkan berbagai masalah
, bagaimana nasib sekolah mereka ? seperti yang penulis baca di https://news.okezone.com/read/2017/10/27/65/1803847/waduh-over-kapasitas-anak-pengungsi-gunung-agung-sekolah-dibagi-dalam-dua-shift , Meski sudah satu bulan anak-anak pengungsi
Gunung Agung bersekolah, namun masih mengalami sejumlah masalah. Salah satunya
yaitu sekolah di Buleleng yang menerima anak-anak pengungsi Gunung Agung
mengalami kekurangan ruangan.
Saat
ini jumlahnya ada ribuan anak pengungsi Gunung Agung yang sekolah di Kabupaten
Buleleng. Seperti halnya di Kecamatan Tejakula, di SD 2 Duku menerapkan sistem
doubel shift ini untuk menyiasati siswa titipan agar lebih fokus menjelang UAS
pada November 2017 ini.
Saat ini status Gunung
Agung masih terus di monitor hingga statusnya benar-benar berada di level aman.
Hari ini Sabtu 28/10/2017 status Gunung Agung masih di level awas ,
petugas akan terus memantau dan mengupdate kepada seluruh masyarakat bali
tentang perkembangan status Gunung Agung.
Info yang terupdate yang
diberikan Kepala Pelaksana Badan Pengelola Bencana Daerah, Putu Widiada
mengatakan Untuk pemulangan warga, itu imbauan, arahan Pak Gubernur. Kita
tindak lanjuti, didata dulu warga kita yang mengungsi di Karangasem berapa yang
di luar KRB (Kawasan Rawan Bencana). Itu setelah pasti datanya, kita imbau.
Bukan kita pulangkan adalah
status Gunung Agung saat ini sebagian diturunkan ,seperti yang penulis baca
di

Keren informatif
BalasHapusterima kasih :)
HapusMenambah wawasankuu. Berkarya terus yaa!
BalasHapusterima kasih .. ditunggu yaa ;)
HapusTerima Kasih Ulfah atas infonya. Ditunggu info lainnya ya..
BalasHapusterima kasih kembali :)
Hapuswah jadi tau infrmasi ttg gunung agung. makasih infonyaaa
BalasHapusSama2 .. Jgn lupa baca post2 yg lain nya ;)
HapusYa Allah serem baca.a
BalasHapusSemua musibah ada hikmahnya kok ehehe :))
BalasHapusKita doakan saja yg terbaik
HapusMakasih info nya
BalasHapusMakasih info nya
BalasHapusSama2 ;)
HapusInnalillahi. Smoga masyarakat di sana baik baik saja. Amiin
BalasHapusAamiin , kita doakan saja yg terbaik
HapusDitunggu tulisan lainnya
BalasHapusOke siap
HapusAlhamdulillah.. Terima kasih kak
BalasHapusSecara tdk langsung kamu ngelakuin pekerjaan mulia, yaitu memberi informasi penting ke khalayak. Terus terang aku baru tau kalau beritanya seserius ini.
BalasHapusLanjutkan menulis!