Apa Yang Akan Terjadi Jika Gunung Agung Meletus?

Gunung Agung, Bali (sumber foto : kompas.com)

Aktivitas Gunung Agung dikabupaten Karangasem, Bali meningkat sejak 18 September lalu. Hingga kini status Gunung api itu naik ke level siaga hingga awas. Menurut pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyebutkan bahwa Gunung Agung sebagai Gunung Api paling Eksplosif di Indonesia.

Gunung berapi ini telah diam selama 5 dekade , namun minggu lalu tercatat 700 getaran
terdeteksi dalam 1 hari. Pakar dan pemerintah percaya , ini adalah pertanda bahwa Gunung Agung siap Meletus.

Gunung Agung adalah gunung tertinggi di Pulau Bali dengan ketinggian sekitar 3.031 mdpl. Adapun Pos Pengamatan Gunung Agung yang merekam tujuh kali gempa Vulkanik Dalam (VA) dengan amplitudo 2-6 mm, lama gempa 12-23 detik. Selain itu, tercatat empat kali gempa Vulkanik Dangkal (VB) dengan amplitudo 3-6 mm dan lama gempa 7-13 detik.

Pulau bali di Indonesai adalah rumah bagi sekitar 4,2 juta orang. Pihak berwenang telah mengevakuasi sekitar 75 ribu di zona bahaya, sekitar Gunung Agung 30 mil barat daya, itu adalah ibu kota pulau Bali yakni Denpasar serta bandara Ngurah Rai yang selalu sibuk.

Terakhir kali Gunung Agung Meletus pada tahun 1963 setelah tak menunjukkan lagi aktivitasnya selama beberapa dekade. Sesuatu yang sangat menarik akan terjadi saat Gunung Agung di Bali  meletus , seperti yang penulis baca di http://www.tribunnews.com/internasional/2017/09/28/jika-gunung-agung-meletus-ini-yang-akan-terjadi-dengan-suhu-bumi , Saat meletus, para ahli mengatakan, suhu atmosfir global turun 0,1-0,4 derajat Celsius. Hal itu mungkin tak terdengar banyak, tapi itu cukup signifikan jika  mempertimbangkan zaman es terakhir yang terjadi ketika suhu global hanya 5 C lebih dingin dari sekarang.

Sudah satu bulan anak-anak pengungsian Gunung Agung diliburkan dan menimbulkan berbagai masalah , bagaimana nasib sekolah mereka ? seperti yang penulis baca di https://news.okezone.com/read/2017/10/27/65/1803847/waduh-over-kapasitas-anak-pengungsi-gunung-agung-sekolah-dibagi-dalam-dua-shift , Meski sudah satu bulan anak-anak pengungsi Gunung Agung bersekolah, namun masih mengalami sejumlah masalah. Salah satunya yaitu sekolah di Buleleng yang menerima anak-anak pengungsi Gunung Agung mengalami kekurangan ruangan.
Saat ini jumlahnya ada ribuan anak pengungsi Gunung Agung yang sekolah di Kabupaten Buleleng. Seperti halnya di Kecamatan Tejakula, di SD 2 Duku menerapkan sistem doubel shift ini untuk menyiasati siswa titipan agar lebih fokus menjelang UAS pada November 2017 ini. 

Saat ini status Gunung Agung masih terus di monitor hingga statusnya benar-benar berada di level aman. Hari ini  Sabtu 28/10/2017 status Gunung Agung masih di level awas , petugas akan terus memantau dan mengupdate kepada seluruh masyarakat bali tentang perkembangan status Gunung Agung.

Komentar

  1. Semoga yang dapet musibah di beri kesabaran

    BalasHapus
  2. Ngeri kak, semoga warga disana selalu dilindungi yaa..aamiin

    BalasHapus
  3. Ikh Masya Allah... Maksh yaa fah info nyaa. 👍👍

    BalasHapus
  4. semoga semuanya diberi kekuatan fisik maupun mental ya

    BalasHapus
  5. Untung gw bukan orang sana. Smoga ga mletus lagi deh gunung nya. Kasian mereka

    BalasHapus
  6. Sangat informatif!
    Pasti masih banyak yang belum tahu

    BalasHapus
  7. Harus siapa siaga untuk para warga disekitar gunung, karna bencana alam dapat terjadi kapan pun

    BalasHapus
  8. Harus siapa siaga untuk para warga disekitar gunung, karna bencana alam dapat terjadi kapan pun

    BalasHapus
  9. Semoga warga nya di beri ketabahan

    BalasHapus
  10. Semoga warga nya di beri ketabahan

    BalasHapus
  11. Mantap bgt sii kakak. Kuliah jurusan apa, Kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe .. komen di judul yg 1 lagi dong kakak

      Hapus
  12. Secara tdk langsung kamu ngelakuin pekerjaan mulia, yaitu membeberkan informasi penting ke khalayak. Terus terang aku baru tau kalau beritanya seserius ini.
    Lanjutkan menulis!

    BalasHapus
  13. Secara tdk langsung kamu ngelakuin pekerjaan mulia, yaitu membeberkan informasi penting ke khalayak. Terus terang aku baru tau kalau beritanya seserius ini.
    Lanjutkan menulis!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Standar Kelayakan Bis Politeknik

Cerita Dibalik Peristiwa Gunung Agung

Pasar Tradisional Kemiri Muka Yang Kumuh dan Kotor